Malaikat-malaikat yang sedang termangu..
Meresapi petikan kecapi manusia istimewa yang bernama Daud..
Memahami syair-syair indah Sulaiman sang Nabi..
Dalam sekejap tersentak..
Berpaling..
Mendengar suara yang penuh ketulusan..
Suara yang tak pernah lelah..
Tegar melebihi kekuatan peradaban Chaldea..
Suara yang telah menggema di cakrawala..
Menggaung sampai setiap palung samudera…
Membuat seisi alam bangkit dari tasbihnya..
Mereka turun kebumi…
Tertegun..
Melihat bunga-bunga bermekaran..
Menampung doa-doa dari suara itu…
Angin pun bertiup pelan ikut mengumandangkan…
Kepenjuru setiap benua..
Diikuti lantunan suara itu…
Mereka bertemu seorang ibu..
Sedang duduk bersimpuh diatas sajadah..
Mereka mendengar, meresapi dan memahami..
Setiap kata yang berupa do’a dari mulut sang ibu..
“Ya ALLAH, berilah anakku jalan kehidupan yang indah. Seindah perasaanku ketika menyambutnya lahir kedunia”..
Tak ada kata yang terucap dari Sang Malaikat…
Selain mengaminkan do'a sang ibu..
Dan memohon agar do’a itu dikabulkan oleh Sang Pencipta semesta alam..
Begitulah ibu..
Anakmu ini takkan pernah ragu akan keajaiban Do’amu..
Yang akan menjadi penyambung sayap-sayap patahku..
Kelak..
Untuk aku..
Terbang meraih kehidupan yang indah..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar